Akhirnya Terungkap Alasan Putra Putceh keluar dari Killing Me Inside

Alasan-Putra-Pra-Ramadhan-Keluar-dari-Killing-Me-Inside

Putra Pra Ramadhan atau yang biasa dikenal sebagai Putra Putceh ini sempat menggemparkan dunia permusikan tanah air setelah diambilnya keputusan untuk keluar dari band yang sudah membesarkan namanya,kurang lebih 5 tahun berjalan bersama dan sudah melewati banyak panggung.

Akhirnya pada tahun 2016,drummer Killing Me Inside  ini memilih hengkang dari band. Tidak ada klarifikasi resmi tentang apa alasan sebenarnya Putra Pra Ramadhan keluar dari Killing Me Inside keluar.

Hingga saat itu sempat menimbulkan banyak spekulasi,mulai dari Putra yang ingin lebih fokus di Sunrise hingga tentang projek band barunya bernama CVNDY yang dia bentuk bersama sang Istri Mustika Kamal.

Sampai akhirnya di tahun 2019 ini terungkap sudah Alasan Putra “Puput Putceh” Keluar Killing Me Inside.

Alasan Putra “Puput Putceh” Keluar Killing Me Inside

Setelah menunggu sekian lama,dan banyaknya orang yang mencoba menebak-nebak apa alasan drummer killing me inside keluar. Akhirnya semua itu kini sudah terjawab.

alasan-puta-pra-ramadhan-keluar-dari-killing-me-inside

Melalui wawancaranya bersama channel youtube 40124 MIXROOM akhirnya putra putceh mengungkap alasannya keluar dari KIlling Me Inside dan membeberkan masalah-masalah apa saja yang membuatnya mengambil keputusan tersebut.

Awal Putra Bergabung

Putra Pra Ramdhan aka Putceh pertama kali bergabung dengan Killing Me Inside pada tahun 2011 untuk menggantikan posisi Davi Frisya sebagai drummer. Saat itu Putra masih bersama bandnya yaitu SunriseJKT sambil menjadi additional drummer untuk Kilms.

Banyak panggung terlewati bersama band ini,bahkan beberapa lagu juga sudah sempat di record dengan formasi saat itu Onadio (Vokal) ,Joshapat (Gitar) ,Angga Tetsuya (Bass) ,Rudye (Keyboard) dan Putra (Drum).

Pada awal-awal bergabungnya Putceh dengan Kilms mungkin doi ini belum terlalu dikenal oleh orang,namun permainan drumnya sudah cukup memukau penonton khususnya fans dari band ini sendiri.

Gaya permainan yang rapi,padat dan kompleks menjadikan drummer satu ini memiliki ciri khas permainannya sendiri.

Formasi Baru Killing Me Inside

Tahun 2014 menjadi salah satu tahun yang cukup menyedihkan bagi para penggemar band ini,sang vokalis Onadio Leonardo  yang juga salah satu pendiri awal band ini harus “keluar” dari band yang sudah dia besarkan dan perjuangkan sejauh ini.

Alhasil posisi vokalis akan digantikan oleh orang lain,dan disini Putra harus kembali beradaptasi  dengan formasi baru dari Killing Me Inside saat itu,yaitu Vira Razak (Vokal) ,Joshapat (Gitar) ,Angga Tetsuya (Bass) ,Rudye (Keyboard) dan Putra (Drum)

formasi-baru-dan-hengkangnya-drummer-killing-me-inside

Putra juga menyebutkan bahwa alasan kenapa vokalis baru Killing Me Inside saat itu di isi oleh Vira Razak karena selepas keluarnya Onadio dari band,Label Rekaman yang menaungi mereka saat itu RPM Musik menyarankan bila ingin memiliki vokalis baru lebih baik mencari yang benar-benar beda.

Dan para personil band ini akhirnya setuju akan ide tersebut dan memutuskan untuk mencari vokalis wanita,sampai akhirnya jadilah Vira Razak yang dipilih untuk menggantikan posisi Onadio.

Visi dan Misi Baru

Untuk memulai sesuatu yang baru,tentunya harus dibarengi dengan Plan (Rencana) atau mudahnya sebuah Visi Misi yang baru untuk membangun Killing Me Inside dengan formasi ini.

Karena selepas keluarnya Onadio dan bergabungnya Vira Razak di band tentu akan ada banyak perbedaan,sehingga semuanya harus diatur sedemikian rupa demi kemajuan bersama.

Mulailah mereka membuat susunan rencana/planning untuk Killing Me Inside kedepannya akan seperti apa.

Putra sendiri tidak menjelaskan secara rinci apa saja yang dibahas dalam pembahasan planning Kilms setelah memiliki formasi yang baru. Namun bila memandang “as a band” mungkin yang mereka bahas seputar musik yang akan dimainkan oleh band ini untuk ke depannya akan seperti apa.

Namun yang jelas mereka sudah menetapkan sebuah Visi Misi Baru Killing Me Inside.

Perubahan Rencana/Planning

Walau sudah menyusun tentang rencana mereka akan seperti apa saja untuk membangun wajah baru dari band ini,ternyata tidak mengurangi kemungkinan terjadinya perubahan-perubahan Plan yang sudah dibuat sebelumnya.

Mulai dari pembayaran masing-masing personil yang tidak sesuai dengan apa yang sudah mereka rundingkan sebelumnya hingga masalah peran setiap personil yang memiliki project/band lain diluar kilms.

Dan akhirnya hal tersebutlah yang mulai mematik suasana negatif antara Putra dengan Joshapat,karena disini posisi Joshapat merupakan personil utama dan paling senior sehingga dia juga yang bertanggung jawab atas apa saja keputusan yang diambil untuk band ini.

Perseteruan Putra dan Joshapat

Seperti yang kita ketahui,bahwa Joshapat merupakan salah satu personil “pendiri”  Killing Me Inside yang masih stay di dalam band ini,sehingga secara tidak langsung ini yang membuatnya menjadi leader dan bertanggung jawab atas setiap keputusan yang diambil untuk band dan para personilnya.

putra-drummer-killing-me-inside-cabut-dari-band

Dan hal ini juga yang membuat munculnya “perang dingin” antara Putra dan Joshapat perihal perubahan plan yang sudah mereka sepakati sebelumnya,seperti masalah pembayaran masing-masing player hingga keterlibatan mereka dalam project dan band diluar Killms.

Putra Diminta Keluar dari Sunrise

Salah satu planning dan aturan yang berubah meyangkut kebebasan masing-masing personil yang terlibat dalam band lain,dimana setelah Kilms berjalan dengan formasi baru selama 1 Tahun lebih apa yang sebelumnya sudah disepakati mulai berubah.

Contohnya tentang Putra yang diminta untuk keluar dari Sunrise dan harus fokus untuk menjadi drummer Killing Me Inside. Namun hal tersebut tentu tidak langsung dipenuhi oleh putra,karena bagaimanapun juga Sunrise adalah tempat dia mengawali karir.

Di sinilah mulai muncul hawa-hawa yang kurang enak antara Putra Putceh dan Joshapat,karena sejak saat itu Joshapat sering meminta dengan cara yang bisa dibilang ” Memaksa ” Putra untuk keluar dari Sunrise.

Bayaran yang Beda

Putra mengungkap bahwa dia sudah sering di ajak rapat sendiri antara Doi dan Joshapat membahas tentang dia yang harus keluar dari SunriseJKT dan fokus bersama Kilms.

Disini tentu Putra jadi merasa tidak nyaman karena terus-terusan mengalami penekanan,selain itu hubungan antara dia dan Josh menjadi kurang harmonis dan membuat oksigen diantara personil Band jadi kurang sehat .

Bahkan semakin lama perseteruan mereka mulai merembet hingga masalah pembayaran masing-masing,disini joshapat mengancam bila Putra Putceh tidak keluar dari sunrise maka dia akan mendapat bayaran manggung yang berbeda dari personil Killing Me Inside yang lain.

Tanggapan Putra Putceh

Dengan beberapa kali di ajak rapat secara empat mata hingga seringnya mendapat becandaan yang menyinggung tentang perannya dalam dalam dua band,tentu lama kelamaan dia mulai merasa tertekan.

alasan-puput-putceh-keluar-dari-killing-me-inside

Walau sudah mengalami tekanan dengan berbagai hal,namun Putra tidak langsung mengikuti apa yang diminta oleh Josh. Dia tetap mencoba jalan keluar untuk semua hal ini.

Tidak Peduli Bayaran

Dalam wawancara bersama 40124 MIXROOM ,Putra menyatakan bahwa saat itu dia tidak peduli dengan bayaran yang berbeda antara dia dengan personil yang lain. Karena tujuan dia menjadi seorang drummer ya untuk menjadi musisi.

Dia juga menambahkan penegasan bila dia memang hanya mengejar “cuan” maka dari awal pasti sudah keluar dari SunriseJKT,karena saat itu Sunrise belum terlalu terkenal dan belum terlalu banyak manggung.

Dibanding dengan Killing Me Inside tentu kalah jauh “percuanannya”  namun saat itu putra benar-benar hanya ingin menjadi seorang musisi.

Killing Me Inside – Live Band yang Jelek

Putceh juga mengungkap kan bahwa selama ini dia sering mendapat dan mendengar komentar dari banyak prang entah sesama musisi,pengamat musik atau pecinta musik lainnya yang menganggap bahwa Killing Me Inside merupakan bang profesional yang memiliki kualitas jelek untuk live perform.

Mulai dari vokal yang fals dan kadang tidak bisa sampai ke nada,gitar yang fals dan suaranya sering mati,bass yang sering salah dan berbagai faktor lainnya. Dimana ini tentu cukup memukul perasaan putra sebagai bagian dari band ini,sementara dia sudah all out di setiap perform.

Lingkungan Sunrise Lebih Sehat

Salah satu alasan yang membuatnya merasa berat untuk meninggalkan band pertamanya ini karena dia beranggapan bahwa “lingkungan” dan “oksigen” yang ada di SunriseJKT jauh lebih baik.

Mulai dari hubungan pesahabatan antar personil yang lebih terasa kekeluargaannya ,hingga kemampuan/skill masing-masing dalam memainkan peran mereka di band tersebut.

Walau posisi band tersebut saat itu belum terlalu terkenal,namun sejujurnya putra lebih nyaman bersama SunriseJKT.

Putra Keluar dari Sunrise

Setelah cukup lama berseteru dan mengalami penekanan dari salah satu personil,akhirnya putra sudah merasa jengah akan semua hal itu dan ingin merubah suasana di dalam Killing Me Inside agar “oksigen” di dalamnya lebih sehat dan hubungan antar personil menjadi harmonis lagi.

 putra-pra-ramadhan-drummer-sunrise-keluar

Putceh akhirnya memilih keluar dari sunrise,namun dia tidak bilang kepada Joshapat perihal keluarnya dia dari band lamanya dengan diselingi “permintaan waktu” ,dalam artian ketika Putra sudah fokus di Killing Me Inside dia berharap bahwa personil lain juga memainkan performa terbaik mereka.

Namun bila ternyata tidak ada perkembangan sama sekali maka putra keluar dari Killing Me Inside dan memilih bersama SunriseJKT.

Ultimatum Putra Putceh

Setelah sebelumnya sering mendapat komentar tentang penampilan Killms saat Live dianggap jelek karena sering fals,akhirnya putceh mengabarkan perihal keputusannya “cabut” dan bila ingin dia fokus di Killms maka para personil juga harus memperbaiki permainan mereka saat live.

Lo (Joshapat) mainnya benerin, ngga boleh fals lagi

Vira nyanyi nya jangan fals-fals lagi

Tetsu juga mainnya jangan salah-salah lagi, jangan mati-mati lagi  ”

Ucap Putra dalam wawancara ketika mempraktekan apa yang dia ucapkan setelah memberi kabar keluarnya dia dari Band Sunrise,dengan harapan semua bisa saling memperbaiki permainan mereka dan Killing Me Inside bisa memiliki performa live yang lebih baik.

Perselisihan

Namun ternyata permasalahannya tidak berhenti hanya di situ,beberapa dari mereka yang mendapat kritikan menerima apa yang putra putceh katakan dan mencoba untuk lebih baik lagi,namun ada salah satu personil yang tidak terima akan kritikan tersebut.

Dan justru menganggap putra merasa sombong,padahal saat itu yang dia inginkan hanyalah membuat Kilms menjadi band live yang lebih baik lagi,secara mereka sudah menjadi band profesional.

Sayangnya disini putra tidak menyebutkan siapa nama orang yang merasa tidak terima dengan kritikannya.

Keinginan

Keinginan Putra Pra Ramadhan untuk Killing Me Inside tentunya berharap agar mereka semua bisa sama-sama “all out” ketika manggung dan memberikan penampilan yang terbaik untuk penonton dan fans mereka,karena menurutnya percuma saja bila hanya salah satu orang yang bermain bagus namun lainnya tidak,karena band bukan hanya seorang drummer,bukan hanya seorang gitaris,bukan hanya vokalis,bukan hanya bassist atau keyboardist.

Band adalah keseluruhan,bila ingin memiliki Band yang bagus maka seluruh personil yang terlibat di dalamnya harus ” all out

Putra Pra Ramdhan Keluar dari Killing Me Inside

Setelah berjalannya waktu,ternyata ultimatum yang sudah dia berikan sebelumnya tidaklah berjalan lancar,tetap ada hal-hal yang menurutnya tidak berubah dari segi permainan band mereka. Terlebih selalu ada saja permasalahan dan perselisihan antara Putra dengan Joshapat.

drummer-killing-me-inside-keluar-gabung-burgerkill

Disitu dia benar-benar sudah merasa jengah dan bosan akan semua masalah yang ada sampai akhirnya diambilah keputusan bahwa Putra Putceh keluar dari Killing Me Inside.

Sunrise Lebih Baik

Sejak awal doi sudah menegaskan bahwa keinginannya untuk ngeband bukanlah perihal masalah cuan tapi memang ingin menjadi musisi,itulah kenapa doi selalu bilang bahwa bila dia memang hanya mengejar uang maka dari awal mungkin sudah keluar dari SunriseJKT.

Namun dia tetap bertahan karena dari hubungan pertemanan sudah seperti keluarga,dari segi musikalitas juga masing-masing personil selalu berusaha untuk all out dan memberikan yang terbaik.

Bergabung Kembali dengan Sunrise

Setelah Putra Keluar dari Killing Me Inside dia bergabung lagi dengan band lamanya yaitu SunriseJKT karena memang sebelumnya mereka sudah membuat perjanjian dan putceh sendiri sudah pernah minta diberi waktu untuk mencoba apakah Kilms akan ada perubahan,walau akhirnya tetap sama saja.

Tidak hanya berhenti disitu saja,setelah lama berjalan tiba-tiba saja Putra bergabung dengan Burgerkill.

Putra Pra Ramadhan Drummer Baru Burgerkill

Mei 2016 menjadi salah satu masa menyedihkan bagi band Metal kawakan Tanah Air yaitu Burgerkill yang haru kehilangan drummer legendnya,Abah Andris keluar dari Burgerkill setelah hampir 16 tahun bersama.

Disini akhirnya mereka mulai mencari bibit bibit baru maupun lama sebagai pengganti sosok Abah Andris sebagai Drummer Burgerkill. Dan salah satu yang mengikuti audisi pemilihan drummer baru burgerkill ini adalah Putra Pra Ramadhan.

putra-putceh-drummer-baru-burgerkill

Sebenarnya Putceh tidaklah terlalu kenal dengan orang-0rang yang ada di dalam “lingkaran” burgerkill ,namun berkat Sang Istri yaitu Mustika Kamal yang cukup dekat dengan Tri Wardoyo (mantan manager Killms) sehingga bisa minta di bantu untuk berkenalan dengan Burgerkill.

Dan tanpa diduga pada akhirnya Putra terpilih menjadi drummer baru burgerkill.

Walau seperti itu,dia tidak pernah merasa sebagai pengganti dari Abah Andris,dia hanya menganggap bahwa tugasnya sebagai penerus dari apa yang sebelumnya sudah di jalankan oleh Abah Andris.

Video Wawancara Putra dengan 402 MIXROOM

Berikut ini video wawancara perihal alasan Putra ‘Puput Putceh” Keluar dari Killing Me Inside di channel Youtube 402 Mixroom

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *